News Lalabata – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin melakukan ziarah ke makam mendiang Jenderal M Jusuf di Jl. Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (9/12/2025).
Ziarah ini diikuti oleh Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Budi Revita, dan Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, menandai penghormatan tinggi terhadap jasa-jasa almarhum bagi negara dan bangsa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Jenderal-Tandyo-dampingi-Menteri-Pertahanan-Menhan-Sjafrie-Sjamsoeddin.jpg)
Mengenang Jenderal M Jusuf
Almarhum Jenderal Andi Muhammad Jusuf Amier lahir pada 23 Juni 1928 dan wafat pada 8 September 2004. Ia dikenal sebagai sosok militer yang berintegritas tinggi dan memiliki peran penting dalam pengembangan TNI serta pertahanan nasional.
Baca Juga : Dijemput Munafri, Dua Jenderal Bintang Empat Sjafrie dan Tandyo Budi Kunjungan ke Makassar
Kegiatan ziarah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan dedikasi Jenderal M Jusuf selama masa baktinya. Selain itu, kegiatan ini menjadi momen refleksi bagi para pejabat militer mengenai nilai-nilai kepemimpinan, integritas, dan pengabdian tanpa pamrih.
Pesan Moral dan Penghormatan
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa ziarah ini adalah wujud penghormatan sekaligus pengingat bagi seluruh jajaran TNI dan masyarakat akan pentingnya pengabdian untuk negeri. “Kita meneladani semangat dan dedikasi beliau dalam mengabdi untuk negara,” ujarnya.
Para pejabat militer berharap kegiatan ziarah ini tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga momentum penting untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, dan pengabdian yang diwariskan Jenderal M Jusuf. Mereka menekankan bahwa keteladanan almarhum harus terus dijaga dan ditanamkan kepada generasi penerus, baik di lingkungan TNI maupun ASN. Sosok M Jusuf dikenal sebagai pemimpin yang berintegritas, berani, dan selalu mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Melalui kegiatan ini, para pejabat berharap semangat pengabdian tersebut dapat menginspirasi dan memperkuat karakter para prajurit dan ASN dalam menjalankan tugas negara.








