News Lalabata – Warga Lalabata, Kabupaten Soppeng, digemparkan dengan penemuan seorang mahasiswi yang tewas tergantung di dalam kamar kosnya pada Senin (25/8/2025). Kejadian ini sontak menghebohkan lingkungan sekitar, terutama para penghuni kos yang tinggal berdekatan dengan korban.

Kronologi Penemuan
Baca Juga ; Guru di Lampung yang Hendak Cekik Siswa Ternyata Salah Sekolah
Menurut keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan oleh teman kosnya yang merasa curiga karena korban tidak keluar kamar sejak pagi. Setelah pintu dibuka, korban sudah dalam keadaan tergantung menggunakan seutas tali di langit-langit kamar. Sontak kejadian tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Kapolres Soppeng membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Benar, kami menerima laporan adanya seorang perempuan muda yang ditemukan meninggal dunia dengan posisi tergantung. Saat ini kami masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi,” jelasnya.
Identitas Korban
Korban diketahui berinisial AN (21), seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Soppeng. Ia berasal dari luar daerah dan sudah tinggal di kos tersebut selama hampir dua tahun. Sejumlah tetangga kos menyebut korban dikenal pendiam, namun aktif dalam kegiatan kampus.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab pasti kematian korban. Jenazah sudah dibawa ke RSUD Latemmamala Soppeng untuk dilakukan visum lebih lanjut.
Dugaan dan Penyidikan
Polisi tidak ingin berspekulasi terkait motif di balik peristiwa tragis ini. Namun, sejumlah barang bukti sudah diamankan dari kamar korban, termasuk telepon genggam dan beberapa dokumen pribadi. Aparat juga masih mendalami apakah ada unsur dugaan depresi atau masalah pribadi yang dialami korban.
“Kami meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan isu atau spekulasi yang belum jelas. Mari kita tunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian,” tegas Kapolres.
Reaksi Masyarakat dan Kampus
Kabar meninggalnya AN menyisakan duka mendalam bagi keluarga, teman, dan rekan-rekan kampusnya. Pihak universitas juga menyampaikan belasungkawa serta mengimbau mahasiswa lain untuk menjaga kesehatan mental dan saling peduli satu sama lain.
Sementara itu, masyarakat sekitar Lalabata masih shock dengan kejadian tersebut. Beberapa warga berharap aparat segera mengungkap penyebab pasti kematian korban agar tidak menimbulkan keresahan.
Penutup
Kasus mahasiswi di Lalabata yang ditemukan tewas tergantung ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental, terutama di kalangan mahasiswa perantau. Aparat kepolisian masih terus bekerja untuk memastikan fakta sebenarnya agar keluarga korban mendapatkan kepastian hukum dan keadilan.









