News Lalabata – Kabar baik datang dari dunia transportasi udara Sulawesi Selatan. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menargetkan hadirnya penerbangan langsung dari Bandara Lalabata, Soppeng ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2025. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan konektivitas, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Peningkatan Aksesibilitas Antarwilayah
Baca Juga : Tiga Hari Dibahas, APBD Perubahan 2025 Disetujui DPRD Sulsel
Menurut Gubernur, penerbangan langsung ini akan memangkas waktu tempuh perjalanan dari Soppeng menuju Labuan Bajo yang selama ini harus melalui Makassar terlebih dahulu. “Dengan adanya rute langsung, kita ingin mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang pariwisata dan investasi yang lebih besar,” ujar Andi Sudirman.
Ia menambahkan bahwa kerja sama sedang dijajaki dengan maskapai penerbangan nasional untuk mendukung rute baru ini. Selain itu, Pemprov Sulsel juga menyiapkan insentif khusus agar jalur penerbangan dapat beroperasi secara berkelanjutan.
Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Labuan Bajo dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan dunia, terutama dengan keindahan Taman Nasional Komodo. Dengan adanya penerbangan langsung, Soppeng diharapkan bisa menjadi pintu gerbang baru pariwisata Sulsel yang terhubung ke NTT.
Selain mendukung pariwisata, rute ini juga diprediksi memperkuat perdagangan antarwilayah. Produk lokal Soppeng, mulai dari hasil pertanian hingga UMKM, akan lebih mudah dipasarkan ke kawasan wisata premium seperti Labuan Bajo.
“Konektivitas udara adalah kunci pengembangan ekonomi daerah. Kami ingin masyarakat Soppeng merasakan langsung manfaat dari rute penerbangan ini,” jelas Gubernur.
Dukungan Masyarakat dan Pemerintah Daerah
Rencana ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Soppeng. Bupati Soppeng, H. Andi Kaswadi Razak, menyatakan dukungannya penuh. “Bandara Lalabata sudah siap dimaksimalkan, dan dengan adanya penerbangan langsung ini, Soppeng akan semakin terbuka sebagai daerah strategis,” katanya.
Sejumlah pelaku pariwisata dan pengusaha lokal juga optimis langkah ini akan memberi dampak positif. Mereka berharap jalur udara ini tidak hanya memudahkan wisatawan, tetapi juga memperkuat jaringan bisnis antarprovinsi.
Tahapan Persiapan
Saat ini, Pemprov Sulsel bersama otoritas bandara tengah melakukan pengecekan fasilitas, kelayakan landasan, serta aspek teknis penerbangan. Jika semua persyaratan terpenuhi, penerbangan perdana diharapkan dapat terealisasi pada semester kedua tahun 2025.
Selain itu, promosi bersama dengan Pemerintah NTT juga akan digencarkan untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara agar menggunakan jalur ini.
Penutup
Rencana penerbangan langsung Lalabata – Labuan Bajo 2025 menjadi langkah strategis Gubernur Sulsel Andi Sudirman untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mengangkat potensi pariwisata. Jika terealisasi, jalur ini akan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan transportasi yang lebih cepat, efisien, dan berdampak luas bagi masyarakat.










