, ,

Salah Paham Diduga Jadi Pemicu Duel Pegawai Koperasi

by -1725 Views

News Lalabata  — Keributan antarpegawai terjadi di salah satu koperasi simpan pinjam di wilayah Panakkukang, Kota Makassar, Senin (20/10/2025) siang. Dua pegawai laki-laki terlibat duel fisik di area parkir kantor usai diduga terjadi salah paham terkait urusan administrasi anggota.

Selisih paham penasihat hukum dengan JPU hebohkan PN Medan
Salah Paham Diduga Jadi Pemicu Duel Pegawai Koperasi

Perkelahian yang sempat viral di media sosial itu berhasil dilerai oleh rekan-rekan kerja dan satpam kantor. Meski tidak menimbulkan korban luka berat, insiden tersebut sempat mengganggu aktivitas pelayanan anggota koperasi selama lebih dari satu jam.

Baca Juga : Warga Soppeng yang Hilang Akhirnya Ditemukan

Berawal dari Perdebatan di Ruang Kerja

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, keributan berawal dari adu argumen antara dua pegawai bagian kredit yang berinisial AR (28) dan DM (31). Keduanya berselisih paham mengenai data pengajuan pinjaman seorang anggota yang belum diverifikasi.

“Awalnya cuma debat biasa soal data pinjaman, tapi lama-lama suara meninggi. Salah satunya emosi dan keluar ke parkiran, yang satu ikut, lalu berkelahi,” ungkap Nur Aisyah, pegawai koperasi yang menjadi saksi mata.

Polisi Datangi Lokasi dan Lakukan Mediasi

Petugas Polsek Panakkukang yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian. Kedua pegawai yang terlibat duel langsung diamankan untuk dimintai keterangan. Kapolsek Panakkukang Kompol Andi Rahman membenarkan adanya insiden tersebut.

“Benar, ada perkelahian antarpegawai koperasi. Namun situasi sudah kondusif. Kami sedang memediasi agar kedua pihak menyelesaikan secara kekeluargaan. Tidak ada laporan resmi yang masuk,” jelas Kompol Andi.

Manajemen Koperasi Minta Maaf dan Evaluasi Internal

Pihak manajemen koperasi menyampaikan permohonan maaf kepada anggota dan masyarakat atas insiden yang terjadi. Mereka berjanji akan melakukan evaluasi internal guna mencegah hal serupa terulang.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Koperasi adalah lembaga yang menjunjung tinggi kebersamaan dan profesionalisme. Kami akan menindak tegas setiap tindakan yang mencoreng nama baik lembaga,” ujar Manajer Koperasi, Suryadi Hasan.

Warga Harap Koperasi Lebih Profesional

Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian berharap manajemen koperasi memperkuat pengawasan dan pembinaan pegawai. “Jangan sampai masalah kecil jadi tontonan umum lagi. Koperasi harusnya jadi contoh kedisiplinan,” kata Hasanuddin, warga sekitar.

Saat ini, kedua pegawai yang terlibat telah sepakat berdamai setelah difasilitasi pihak kepolisian dan manajemen koperasi. Aktivitas pelayanan pun kembali berjalan normal pada sore hari.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.