, ,

Wabup Enrekang Soroti Dugaan Korupsi Baznas: “Dana Umat Harus Transparan!”

by -1186 Views

News Pattallassang  – Kasus dugaan korupsi yang menyeret Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang kembali menuai sorotan publik. Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang La Tinro, angkat bicara dan menyatakan keprihatinannya atas polemik yang mencoreng lembaga pengelola zakat tersebut. Ia menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat.

Rektor-Komisioner Baznas di Enrekang Korupsi Dana Zakat Rp16,6 M
Wabup Enrekang Soroti Dugaan Korupsi Baznas: “Dana Umat Harus Transparan!”

Wakil Bupati Desak Transparansi Total

Wakil Bupati yang akrab disapa Andi Liwang itu menilai, dugaan penyelewengan dana zakat merupakan persoalan serius yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, dana zakat merupakan amanah umat yang seharusnya dimanfaatkan sepenuhnya untuk membantu masyarakat miskin dan mustahik.

Baca Juga : Sosok Saiful Mujib Satu-satunya Komisioner KPU Pangkep Masuk Kantor Usai Ketua Tersangka

“Kasus ini sangat memprihatinkan. Pengelolaan dana umat harus dilakukan secara jujur, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan. Tidak boleh ada ruang bagi siapa pun untuk mengambil keuntungan pribadi,” tegasnya.

Ia meminta seluruh komisioner Baznas Enrekang untuk bersikap kooperatif dengan aparat penegak hukum. Pemerintah daerah, kata dia, akan mendukung penuh proses hukum yang sedang berlangsung.

Pemda Siap Dukung Penegakan Hukum

Andi Liwang menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Enrekang mengambil posisi tegas dalam kasus ini. Ia menyebut, pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan di daerah.

“Kami mendukung aparat hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan, untuk menuntaskan masalah ini. Jika ada yang terbukti bersalah, harus diberi sanksi sesuai aturan berlaku,” katanya.

Pemda juga berkomitmen memperkuat sistem pengawasan terhadap lembaga atau organisasi yang mengelola dana publik. Ia menyebut perlunya evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola Baznas di tingkat kabupaten agar kejadian serupa tidak terulang.

Kepercayaan Publik Harus Dipulihkan

Kasus dugaan korupsi ini dikhawatirkan dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga Baznas. Padahal, zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting untuk mengurangi kemiskinan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kepercayaan publik adalah modal utama. Baznas harus segera berbenah, memperbaiki tata kelola, dan menyampaikan laporan keuangan secara transparan kepada masyarakat,” ujar Andi Liwang.

Ia berharap proses hukum dapat berjalan cepat sehingga polemik ini tidak berlarut-larut. Selain itu, ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya.

Aparat Diminta Mengusut Tuntas

Di sisi lain, aparat penegak hukum disebut sudah mulai melakukan pendalaman atas dugaan korupsi di internal Baznas Enrekang. Sejumlah pihak terkait dikabarkan telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

Pemda berharap hasil penyelidikan dapat mengungkap secara jelas pihak-pihak yang bertanggung jawab. “Tidak ada yang kebal hukum. Kami ingin semuanya terang benderang,” tegas Andi Liwang.

Kasus ini menjadi pembelajaran penting bagi seluruh lembaga pengelola dana umat agar mengedepankan transparansi, integritas, dan profesionalisme dalam setiap pengelolaan anggaran.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.